@KampusFiksi #FiksiBeruang "KEGALAUAN MEMEBAWA BERKAH"



KEGALAUAN MEMBAWA BERKAH

Setiap malam minggu, Ina gak pernah absen matengin dunia maya, kecuali kalau kuota untuk internetannya  habis dan uang pun tak ada. Dikala suasana seperti itu, Ina pasti galau banget.  Kenapa? Karena, Ina dan kekasihnya menjalin hubungan jarak jauh atau yang lebih dikenal dengan LDR (Long Distance Relationship). Kebayangkan kalau kuota Internet habis, pulsa habis, dan uang pun tak ada??? kegalauan Ina pasti berada di tingkat Nasional!. Tetapi, untung saja Ina dan kekasihnya itu sedang dalam hubungan yang rumit. Jadi, Ina bisa menghemat uang untuk membeli pulsa (buat SMS-an contohnya). Dan  mungkin karena status Ina yang sekarang jadi jomblo palsu karena gak jelas hubungannya dengan si doi yang jauh disana (baca: Ina   LDR-an).  Karena Ina   terlalu sayang sama doi nya, Ina pun jadi susah MOVE ON!!!. Move on sih gampang aja, asal kita nya mau berusaha.
Karena keseringan ngegalau dan mantengin dunia maya, Ina jadi suka curhat lewat kertas elektroniknya. *Haduh Ina  , MOVE ON dong!!!*. Setiap malam minggu, Ina suka banget  nulis tentang suasana di malam minggu, contohnya seperti sekarang ini.

Malam minggu kali ini kota Ina   diguyur hujan, yaaa karena sekarang musim hujan jadi gak aneh mau hujan kapan pun dan dimana pun. Hujan di malam minggu ini membuat Ina teringat masa lalunya ketika sedang didekat kekasihnya. Meskipun sekarang Ina jadi "Jomlo Palsu",  sebenarnya Ina   masih memendam perasaannya terhadap kekasih jauhnya itu, seperti yang ada dalam curhatan kertas elektroniknya yang berjudul “Datang Dan Pergi”.
“Kecewa sih iya, kau datang dan pergi begitu saja tanpa permisi. Aku diam di tepi hatimu, yang bisa saja aku pergi untuk kekasih yang baru. Namun aku tak mau, karena aku terlalu  nyaman denganmu. Aku tak mau kita terus begini, mengacuhkan satu sama lain. Walaupun sebenarnya aku tak ingin mengacuhkan mu, karena keadaan ini yang mendoktrinku untuk mengacuhkanmu. Aku berdiri mulai mencoba pergi dari kenangan masa lalu, untuk menyambut sesuatu yang baru. Aku mencoba beradaptasi dengan seseorang yang selalu berpihak padaku, sedangkan aku masih terlarut di dalammu. Aku mencoba peka terhadapnya, menghilangkan rasa kecewa yang kau taburkan. Ya ! Aku bisa menghilangkan rasa kecewaku padamu, karena aku larut dengannya. Seseorang yang kuanggap sebagai kakak ku saja, tak lebih!.
Memang, sempat terlintas di pikiranku untuk bergandengan dengannya. Sialan! tetap saja aku  tak tega untuk mengecewakan hatimu dengan pindah ke hati orang lain. Aku selalu memikirkanmu yang jauh disana, aku pun tak tau mengapa aku terlanjur jatuh hati padamu? kau kecewakanku, aku tetap saja bertahan dengan hubungan ini.  Aku memang egois, tapi aku pikir kamu juga egois. Ingin menjalin hubungan dengan yang lain, tetapi tak ingin lepas dari ini. –ujar Ina di kertas elektroniknya.
Mekipun Ina disebut Si Ratu Galau, tetapi Ina tetap enjoy. Karena berkat kegalauannya Ina   jadi suka nulis, membuat berbagai karya sastra seperti cerpen dan puisi. Ina lebih sering mengasah kemampuan yang ia miliki. Ini sih Ina sebut dengan "Kegalauan Membawa Berkah". 


Sumedang, 07 Desember 2014 

Share This Article Facebook +Google Twitter Digg Reddit

2 komentar

yang ini baru berasa cerpennya... jadi terbayang gimana sosok si Ina. tapi di akhir jangan ada kesimpulan so....dst.
karena bukan artikel, ini cerpen. biarkan si pembaca yang menangkap amanatnya. cukup tersirat saja.

.... (y) Good (y) ....

oke siap pa, jadi sampai 'kegalauan membawa berkah' nya aja .. ::) Terimakasih bapaku atas kripik nya ^^ kalo tidak keberatan kripik sama sarangnya ditunggu diketikan yang lainnya. :)